Pembukaan Penyusunan Jadwal Retensi Arsip Fasilitatif dan Substantif di Lingkungan Pemerintah Kota Sibolga Tahun 2019.

 

Dalam sambutannya, Walikota Sibolga Drs. H.M Syarfi Hutauruk, M.M, menyampaikan bahwa peningkatan jumlah arsip dan buruknya tata kelola arsip, tidak mendukung efektifitas dan efisiensi manajemen kearsipan, untuk itu perlu dilaksanakan Program Pneyusutan dan Penyelamatan Arsip. Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan menegaskan bahwa Lembaga Negara, Pemerintah Daerah, Perguruan Tinggi dan BUMN dan atau  BUMD wajib memiliki Jadwal Retensi Arsip (JRA) dan ditetapkan oleh Kepala Daerah setelah mendapat Rekomendasi dari Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia.

“Kepada seluruh OPD di Lingkungan Kota Sibolga, diminta agar memahami bahwa seluruh arsip yang diciptakan oleh OPD adalah milik Negara dan setiap tindakan yang mengakibatkan hilangnya arsip, perpindahtanganan arsip kepada pihak yang tidak berhak, penguasaan arsip, bocornya kerahasiaan arsip tertutup, serta pemusnahan arsip yang tidak sesuai dengan prosedur peraturan perundang-undangan akan diancam pidana sesuai pasal 81  S/D pasal 88 Undang-Undang No. 43 tahun 2009 tentang kearsipan” Pungkas Walikota.

Sedangkan Kepala Dinas Perpustakaan Lysnah Siahaan, S.E. mengatakan Penyusunan Jadwal Retensi Arsip (JRA) ini adalah bertujuan untuk menciptakan sistem penyelanggaraan kearsipan yang komprehensif dan terpadu demi terwujudnya tertib arsip di lingkungan pemerintah Kota Sibolga, Agar Pemerintah Kota Sibolga mempunyai pedoman dalam melaksanakan penyusutan dan penyelamatan arsip. Tahun 2018 Pemerintah Kota Sibolga melalui Dinas Perpustakaan Kota Sibolga sudah mulai mengoperasikan Gedung Arsip yang didalamnya terdapat ruangan tempat pemyimpanan arsip statis (Depot Arsip) yang dimanfaatkan sebagai prasarana vital dalam program penyelenggaraan arsip

 

 

Lysnah juga menyampaikan bahwa JRA yang akan disusun sebanyak 24 (dua puluh empat) buah sesuai dengan urusan masing-masing OPD di lingkungan pemerintah Kota Sibolga, yaitu:

1.          1. JRA Urusan Keuangan;

2.          2. JRA Urusan Kepegawaian;

3.         3.  JRA Urusan Pendidikan dan Kebudayaan;

4.         4.  JRA Urusan Kesehatan;

5.         5. JRA Urusan Kearsipan;

6.        6. JRA Urusan Perpustakaan;

7.        7. JRA Urusan Kependudukan dan Keluarga Berencana

8.        8. JRA Urusan Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah;

9.       9. JRA Urusan Ketenagakerjaan;

10.   10. JRA Urusan Lingkungan Hidup;

11.   11. JRA Urusan Penanaman Modal;

12     12. JRA Urusan Perdagangan;

13.   13. JRA Urusan Perindustrian;

14.   14. JRA Urusan Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak;

15.   15. JRA Urusan Sosial;

16.   16. JRA Urusan Kelautan dan Perikanan;

17.   17. JRA Urusan Pertanian;

18.   18. JRA Urusan Komunikasi dan Informatika;

19.   19. JRA Urusan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif;

20.   20. JRA Urusan Kepemudaan dan Olahraga;

21.   21. JRA Urusan Perhubungan;

22.   22. JRA Urusan Hukum;

23.   23. JRA Urusan Pengadaan; Dan

24.   24. JRA Urusan Pemerintahan Daerah.

 

Peserta Kegiatan ini adalah Sekretaris, Kepala Bidang, Kepala Seksi, Kepala Sub Bagian, dan Staf terkait pada OPD/Instansi di Lingkungan Pemerintah Kota Sibolga. Sedangkan kegiatan Penyusunan JRA Fasilitatif dan Subtantif ini akan dilaksanakan selama 5 (lima) hari Mulai tanggal 11 S/D 15 Februari 2019, Bertempat di Aula TOPAZ Hotel Wisata Indah Sibolga dan menghadirkan Narasumber dari Arsip Nasional Republik Indonesisa (ANRI) yakni Sutiasni, Majuni Susi, S.Sos (Kepala Sub Direktorat Daerah II A ANRI) dan Sutiasni, S. AP, M.Hum (Arsiparis Madya ANRI).

Sementara itu, Kepala Sub Direktorat Daerah II A Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) Majuni Susi, S. Sos, selaku narasumber kegiatan, menjelaskan bahwa JRA merupakan dasar hukum, pedoman dalam rangka penyusunan arsip yaitu menyimpan arsip yang mempunyai nilai guna dan memusnahkan arsip yang tidak bernilai guna dan dinyatakan telah habis masa retensinya. Penyusunan JRA diharapkan dapat menjadi solusi atas permasalahan penumpukan arsip yang sering dihadapi pemerintah daerah dan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan organisasi pencipta dalam rangka efektif dan efisiensi pelaksanaan pekerjaan.

Dalam kegiatan ini juga Walikota Sibolga secara simbolis menyerahan bantuan berupa box arsip kepada pimpinan OPD di lingkungan pemerintahan Kota Sibolga. (ANJ/RIZ)







 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DALAM RANGKA PROGRAM PENGEMBANGAN BUDAYA MINAT BACA DAN PEMBINAAN PERPUSTAKAAN, PEMERINTAH KOTA SIBOLGA MELALUI DINAS PERPUSTAKAAN KOTA SIBOLGA MELAKSANAKAN KEGIATAN PENYERAHAN BANTUAN UNTUK PERPUSTAKAAN RUMAH IBADAH YAITU PERPUSTAKAAN MESJID AL-AZHAR SIBOLGA, ADAPAPUN BANTUAN YANG DIBERIKAN BERUPA :

1.   BAHAN PUSTAKA            : 95 JUDUL / 307 EKSEMPLAR

2.   LEMARI BUKU   : 1 UNIT

SALAM LITERASI

 

 

Related Article